Web Analytics Made Easy - Statcounter

MAEROKOCO Semarang Tiket Mei 2022 √ Lumina √ Mangrove

Tiket Maerokoco – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas salah satu destinasi wisata di Kota Semarang yaitu Grand Maerokoco.

Kota lumpia ini tidak hanya dikenal dengan kuliner yang menggugah selera saja, namun juga tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Grand Maerokoco atau yang juga bisa disebut Taman Mini-nya Jawa Tengah ini berada di Jalan Anjasmoro, kurang lebih 5 km dari Tugu Muda.

Letak Maerokoco ini berada tak jauh dari pusat rekreasi dan promosi pembangunan atau disingkat PRPP Semarang.

Masuk ke area parkir wisata Maerokoco pemgunjung ditarik tarif parkir sebesar Rp 2.000 untuk motor dan akan diarahkan ke area PRPP.

Loket tiket masuk wisata Grand Maerokoco berada sekitar 50 meter dari area parkir motor.

Dari loket tiket, pengunjung akan melewati jembatan pintu masuk yang cukup unik.

Di sini tiket akan diperiksa oleh petugas, serta pengunjung akan dicek suhu badannya menggunakan termo gun.

Tempat wisata Grand Maerokoco ini buka setiap hari dari jam 7 pagi sampai 6 sore.

Harga Tiket Masuk Maerokoco

TiketHarga
Tiket MasukRp15.000

Harga tiket masuk Maerokoco pada tahun 2022 ini sebesar Rp 15.000 per orang baik weekday maupun weekend. Untuk anak usia di bawah 3 tahun gratis.

Lokasi

  • Alamat : Jl. Puri Anjasmoro, Tawangsari, Kec. Semarang Bar., Kota Semarang, Jawa Tengah 50114
  • Jam buka : Setiap hari, 07.00 – 18.00 WIB
  • Telepon : (024) 7617433
  • Akun IG : @grandmaerakaca

Ada Apa Saja di Maerokoco?

Daya tarik dan keunikan dari tempat wisata ini adalah miniatur Jawa Tengah. Konsepnya mirip dengan Taman Mini Indonesia Indah.

Anjungan Blora

Di dalam area wisata Maerokoco terdapat miniatur rumah adat kabupaten Blora yang difungsikan sebagai museum.

Di dalam rumah adat tersebut terdapat beberapa benda seni khas Blora seperti baju adat, topeng, kain, dan lain-lain.

Anjungan Rembang

Tak jauh dari lokasi sebelumnya, ada juga rumah adat kabupaten Rembang yang difungsikan sebagai museum para pahlawan.

Di dalamnya terdapat banyak foto para pahlawan dan pejuang tempo dulu serta foto daerah zaman dulu.

Grand Maerokoco ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1993 dan diresmikan oleh gubernur Jawa Tengah saat itu.

Wisata ini dibuat dengan konsep wisata edukasi dan wisata budaya, jadi tak heran bila sangat kental dengan nuansa kebudayaan.

Anjungan Demak

Di Grand Maerokoco ini juga ada replika masjid agung Demak yang difungsikan sebagai mushola bagi para pengunjung.

Di sini pengunjung bisa melaksanakan ibadah solat atau sebagai tempat beristirahat setelah berkeliling area Maerokoco.

Anjungan Kudus

Area selanjutnya adalah replika kabupaten Kudus. Di area ini cocok sekali untuk foto-foto karena terdapat replika menara Kudus yang mirip gapura candi.

Untuk rumah adat kabupaten Kudus ini difungsikan sebagai kantor sekretariat Maerokoco.

Anjungan Grobogan

Seperti diketahui bahwa di kabupaten Grobogan terdapat api abadi, nah di sini juga dibuatkan miniaturnya.

Anjungan Jepara

Rumah adat kabupaten Jepara di Maerokoco ini sangat kental dengan nuansa ukiran, khas Jepara.

Mulai dari dinding, tiang rumah, bahkan aksesoris yang ada di dalam rumah adat ini penuh dengan ukiran.

Selain anjungan-anjungan di atas, masih banyak lagi anjungan lainnya seperti dari Karanganyar, Sragen, Surakarta, dengan total 33 anjungan yang mewakili seluruh kabupaten di Jawa Tengah.

Selain itu, di Grand Maerokoco ini terdapat sebuah kolam pancing yang cukup luas, yang bisa dinikmati oleh para pengunjung khususnya para mancing mania.

Hutan Mangrove

Di dalam area wisata Grand Maerokoco juga terdapat hutan mangrove. Kalau menurut admin, area ini sangat cocok untuk kamu yang datang bersama pasangan.

Berjalan berdua menyusuri tepian hutan mangrove sambil menikmati pemandangan air yang hijau membuat suasana semakin romantis.

Di area hutan mangrove ini juga terdapat wahana air seperti becak air dan perahu motor. Ada juga restoran di atas air yang instagramable banget.

Untuk menikmati wahana air ini, pengunjung harus bayar tiket lagi sebesar Rp 5.000 per orang untuk perahu, dan Rp 10.000 per orang untuk becak air.

LUMINA

Di tahun 2020 lalu, Grand Maerokoco menambahkan spot wisata baru yang menarik yaitu LUMINA dengan konsep mirip di luar negeri.

Untuk menuju spot ini, pengunjung harus melewati jembatan putih nan keren yang juga difungsikan sebagai resto.

Area Lumina ini mirip dengan wisata instagramable pada umumnya seperti gapura merah khas Jepang dan bangunan khas Eropa.

Tak ada yang spesial di area ini, tapi bagi kalian yang selalu update Instagram, Lumina ini sangat cocok banget buat kalian.

Oh iya, untuk masuk ke area Lumina ini pengunjung tidak dipungut biaya lagi alias gratis.

Demikianlah informasi mengenai harga tiket masuk Maerokoco Semarang lengkap dengan spot foto Lumina dan Hutan Mangrove-nya, semoga bermanfaat.