Kehidupan Ekonomi Sosial Budaya Agama Kesultanan Banten


Kesultanan Palembang Dalam Pusaran Konflik 1804 1825 Kota Palembang Buku Baru Pusar

Baru ketika Malaka dikuasai oleh Portugis perdagangan di Pulau Jawa berangsur angsur ramai.

Kehidupan ekonomi sosial budaya agama kesultanan banten. Masyarakat yang berada pada wilayah Kesultanan Banten terdiri dari beragam etnis yang ada di Nusantara antara lain. Kehidupan ekonomi kerajaan Banten bertumpu pada bidang perdagangan karena memiliki bahan ekspor penting yaitu lada sebagai daya tarik yang kuat bagi pedagang asing. Setelah Banten berhasil mengalahkan Pajajaran pengaruh Islam makin kuat di daerah pedalaman.

Kehidupan Sosial Budaya Sejak Banten diislamkan oleh Fatahilah Faletehan pada tahun 1527 maka kehidupan sosial masyarakat Banten secara berangsur-angsur mulai berlandaskan ajaran-ajaran Islam. Sejak Banten di-Islamkan oleh Fatahilah Faletehan tahun 1527 kehidupan sosial masyarakat secara berangsur- angsur mulai berlandaskan ajaran-ajaran Islam. Setelah Banten berhasil mengalahkan Pajajaran pengaruh Islam makin kuat di daerah pedalaman.

Kehidupan Sosial Budaya Kerajaan Banten. Mereka mempertahankan tradisi-tradisi lama dan menolak pengaruh Islam Kehidupan sosial masyarakat Banten semasa Sultan Ageng Tirtayasa cukup baik karena sultan memerhatikan kehidupan dan kesejahteran rakyatnya. Hal ini dapat dipahami karena Banten bukan merupakan jalur pelayaran dan perdagangan.

Sejak Banten di-Islamkan oleh Fatahilah Faletehan tahun 1527 kehidupan sosial masyarakat secara berangsur- angsur mulai berlandaskan ajaran-ajaran Islam. Setelah Banten berhasil mengalahkan Pajajaran pengaruh Islam makin kuat di daerah pedalaman. About Press Copyright Contact us Creators Advertise Developers Terms Privacy Policy Safety How YouTube works Test new features Press Copyright Contact us Creators.

Kerajaan Banten berada pada posisi yang strategis dalam perdagangan internasional. Kehidupan Sosial dan Kebudayaan Kerajaan Banten Setelah Banten di Islamkan oleh Fatahillah Sunan Gunung Jati tahun 1527 kehidupan sosial di masyarakat berangsur-angsur mulai dilandaskan ajaran-ajaran islam. Selain itu Perlak juga kaya akan hasil bumi yang turut bersaing dalam perdagangan internasional di Selat Malaka yaitu lada dengan daerah penghasil utamanya di Aceh sedangkan Perlak sebagai penguasa di pantai Timur Sumatra.

Jenis kayu ini merupakan bahan baku untuk pembuatan kapal. Kehidupan sosial Kerajaan Banten menerapkan sistem timbal balik Kerajaan akan membina hubungan baik terhadap Negara manapun yang ingin membina hubungan baik dengan Kerajaan tapi sebaliknya Kerajaan Banten. Sunda Jawa Melayu Bugis Makassar dan Bali.

Berdirinya Kesultanan Banten Kesultanan Banten berawal ketika Kesultanan Demak memperluas pengaruhnya. Kehidupan Sosial Budaya Sejak Banten di-Islamkan oleh Fatahilah Faletehan tahun 1527 kehidupan sosial masyarakat secara berangsur-angsur mulai berlandaskan ajaran-ajaran Islam. Kehidupan sosial rakyat Banten berlandaskan ajaran-ajaran yang berlaku dalam agama Islam.

Baca Juga Kehidupan Ekonomi Sosial Budaya dan Politik Kerajaan Pajang. Setelah Banten berhasil mengalahkan Pajajaran pengaruh Islam makin kuat di daerah pedalaman. Kesultanan Perlak dikenal sebagai penghasil kayu perlak.

Sebelum tahun 1400 Banten merupakan wilayah yang sepi akan perdagangan. Kehidupan Sosial-budaya Sejak Banten di-Islamkan oleh Fatahilah Faletehan tahun 1527 kehidupan sosial masyarakat secara berangsur- angsur mulai berlandaskan ajaran-ajaran Islam. Setelah kerajaan Pajajaran ditaklukkan oleh Banten pengaruh Islam semakin kuat di daerah pedalaman.

Kehidupan ekonomi kerajaan Banten bertumpu pada bidang perdagangan karena memiliki bahan ekspor penting yaitu lada sebagai daya tarik yang kuat bagi pedagang asing. Berkuasanya Portugis di Malaka mendorong Banten untuk membuat pelabuhan di tepi Selat Sunda dan Teluk Banten pelabuhan ini dipakai untuk ekspor lada yang akan dikirim ke luar negeri. Setelah Banten berhasil mengalahkan Pajajaran pengaruh Islam makin kuat di daerah pedalaman.

Kehidupan Sosial Dan Budaya Kerajaan Banten. Kehidupan Sosial-budaya Sejak Banten di-Islamkan oleh Fatahilah Faletehan tahun 1527 kehidupan sosial masyarakat secara berangsur- angsur mulai berlandaskan ajaran-ajaran Islam. Kepercayaan mereka disebut Pasundan Kawitan yang artinya Pasundan yang pertama.

Beragam suku tersebut memberi pengaruh terhadap perkembangan budaya di Banten dengan tetap terpacu berdasarkan aturan agama Islam.

Baca Berita IniKehidupan Ekonomi Sosial Budaya Agama Kesultanan Banten