Baca Al Quran Harus Wudhu


Hukum Kentut Ketika Membaca Al Qur An Konsultasi Agama Dan Tanya Jawab Pendidikan Islam

Apa boleh kita baca atau menyentuh Al-Quran tanpa punya wudhu.

Baca al quran harus wudhu. Tata cara baca alquran yang benar. Haruskah Wudhu Sebelum Baca Al Quran. Saudara Amir yang dimuliakan Allah swt.

Waalaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh. Terlihat bahwa surat dan ayat bersambung secara sempurna di halaman-halamannya yang ada. Saya pernah denger kalau kita baca surat at-taubah tidak perlu baca basmalah dulu apa itu benar ustad dan apa alasannya.

Bin Sahak al-Quran yang dimuat turun ke dalam handphone tidak sama hukumnya dengan Mashaf al-Quran. Telah diketahui bahwa membaca Al-Quran dengan hafalan tidak disyaratkan bersuci dari hadats kecil bahkan dari hadats akbar. Karena ia adalah kalamullah yang di antara penghormatannya adalah tidak membacanya melainkan dalam kondisi suci.

Kalau kita mau membaca Al-Quran. Berdasarkan hadits yang terkenal Tidak diperkenankan menyentuh Al. Namun untuk menyentuh Al Quran ia bukan hanya harus suci dari hadats besar namun juga harus suci dari hadats kecil dengan berwudhuk.

Ini kerana penulisan al-Quran di dalam handphone tidak sama seperti penulisan di dalam Mashaf ia dipaparkan kemudian hilang dan ia bukan huruf yang tetap disamping handphone ada di dalamnya. Apakah dlm membaca al quran harus dlm kondisi punya wudhu. Akan tetapi bersuci ketika membaca Al-Quran meskipun dari hafalan itu lebih utama.

Bagaimana jk yg dibaca alquran yg ada di hpapakah nilainya sama dg yg mushaf berupa kertas. Diterbitkan pada 18-6-2019 1143 WIB Pertanyaan. Jawaban Ustadz Farid Numan SS.

Sementara membacanya dari mushaf maka disyaratkan bersuci ketika menyentuhnya secara umum. Contohnya juga adalah kitab Al-Mukhtashar fi At-Tafsir. Kitab semacam ini memiliki Al-Quran secara sempurna.

Menyentuh Al Quran Tanpa Wudhu. Dengan demikian dapat difahami bahwa membaca Al Quran bagi teman ibu di kantor tidak masalah selama tidak menganggu kewajibannya di kantor selama ia tidak berhadats besar atau berhaidh. Jawaban beliau hafizahullah kitab tafsir yang di situ terdapat Al-Quran yang bersambung secara sempurna tidak terputus-putus seperti kitab tafsir yang disebut Tafsir Al-Muyassar maka tetap disebut mushaf sehingga berlaku padanya hukum mushaf.

Baca Berita IniBaca Al Quran Harus Wudhu